PERENCANAAN PEMELIHARAAN JALAN RELDAOP VI YOGYAKARTA

Ayi Rayhana Aulia, Danang Parikesit

Abstract


PT. Kereta Api Indonesia menempatkan keselamatan pada misi utamanya dalam melayani pelanggan dengan cara melakukan pemeliharaan pada seluruh daerah operasionalnya, termasuk Daerah Operasional VI Yogyakarta yang terdiri atas 12 koridor dengan panjang total sekitar 385 km. Pelaksanaan pemeliharaan akan menggunakan IMO (Infrastructure Maintenance and Operation) sebagai biaya pemeliharaan dan operasi, namun IMO yang diberikan oleh pemerintah seringkali tidak cukup karena adanya kendala dalam anggaran. Daerah pemeliharaan yang panjang, dana pemeliharaan yang terbatas, dan pentingnya pemeliharaan membuat pemeliharaan dilakukan berdasarkan urutan prioritas koridor atau urutan koridor yang membutuhkan pemeliharaan terlebih dahulu, sehingga dana yang terbatas dapat dialokasikan dengan tepat. Perencanaan pemeliharaan dilakukan dengan mencari banyaknya kuantitas pemeliharaan berdasarkan umur layan masing-masing komponen atas penyusun jalan rel, kemudian menetapkan koridor prioritas dengan menggunakan penilaian kekritisan dan penilaian kondisi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa koridor YogyakartaLempuyangan menjadi prioritas utama dengan nilai kekritisan sebesar 18, dan 17 untuk penilaian berdasarkan kondisi. Kuantitas pemeliharaan untuk koridor YogyakartaLempuyangan adalah penggantian rel R-54 sebanyak 187 m/tahun, 87 penggantian bantalan kayu dan 76 penggantian bantalan beton, penggantian balas sebanyak 203 m3/tahun, dan frekuensi pemecokan yang dilakukan 20 bulan sekali sepanjang 1,517 m.


Full Text:

MAI-011

Article Metrics

Abstract view : 92 times
MAI-011 - 74 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E-ISBN 978-979-587-734-9

eisbnresize