WARNA LOKAL DALAM NOVEL JURAI: KISAH ANAK-ANAK EMAK DI SETAPAK IMPIAN KARYA GUNTUR ALAM

Ria Ayu Wahyuni, Latifah Ratnawati, Kasmansyah Kasmansyah

Abstract


Masalah dalam penelitian makalah ini adalah bagaimana warna lokal yang terdapat dalam novel Jurai: Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian karya Guntur Alam. Dengan tujuan mendeskripsikan kelokalan yang terdapat dalam novel Jurai: Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian. Metode penelitian ini meggunakan metode analisis deskriptif. Teori yang digunakan yang teori antropologi sastra yang terdiri dari beberapa unsur budaya. Unsur budaya tersebut meliputi, (1) Peralatan kehidupan (alat-alat produksi, senjata, wadah, makanan, pakaian, tempat berlindung dan perumahan, dan alat-alat transportasi), (2) mata pencarian, (3) sistem kemasyarakatan, (4) sistem bahasa, (5) sistem kesenian, (6) sistem pengetahuan, dan (7) sistem religi (agama, kepercayaan atau keyakinan). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa unsur budaya yang sering muncul dalam novel Jurai: Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian yaitu sistem bahasa, sedangkan unsur budaya yang sedikit muncul yaitu sistem pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tersebut dapat memberikan masukan dalam pengembangan literasi sastra dengan melihat unsur kebudayaan yang terdapat dalam karya sastra.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 53 times
PDF - 102 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.